Bagi sebagian besar dari kita, hari Senin mungkin identik dengan dimulainya rutinitas yang padat. Namun, bagi Pak Amin (bukan nama sebenarnya), seorang pemulung tua di sudut Kota Bandung, hari Senin adalah lembaran baru untuk bertahan hidup. Dengan gerobak kayunya, ia harus berjalan berkilo-kilometer sejak matahari belum terik, berharap barang bekas yang dikumpulkannya hari itu cukup untuk membeli sesuap nasi bagi keluarganya di rumah.


Di ruang publik yang riuh, ada sosok pedagang kecil keliling, pengamen hingga pekerja informal jalanan yang menggantungkan hidupnya dari ketidakpastian harian. Seringkali, jangankan memikirkan tabungan masa depan, untuk sekadar memastikan perut terisi hari ini pun mereka harus memeras keringat lebih dalam.

Melihat realita ini, Bale Zakat  berkomitmen untuk tidak tinggal diam. Melalui gerakan rutin Senin Berbagi, kami memilih awal pekan sebagai simbol kepedulian yang konsisten. Kami turun ke jalan, menemui para pejuang keluarga ini secara personal.

Program ini bukan sekadar tentang mendistribusikan paket makanan siap saji atau kebutuhan dasar. Lebih dari itu, Senin Berbagi adalah ruang interaksi sosial. Setiap senyuman yang bertukar dan setiap obrolan singkat yang terjalin menjadi cara kami untuk mendengarkan, memahami kebutuhan riil mereka, dan memetakan bantuan yang lebih berkelanjutan ke depan.

Mari Menjadi Bagian dari Gerakan Kebaikan


Gerakan ini tidak bisa berjalan sendirian. Bersama Bale Zakat, mari ubah hari Senin menjadi momen yang dinanti oleh para pejuang jalanan.

Setiap donasi Anda akan disalurkan secara amanah untuk:

  • Paket Pangan & Makanan Siap Saji bagi pekerja informal jalanan.

  • Kebutuhan Dasar & Bantuan Darurat sesuai kondisi riil di lapangan.

Sebungkus makanan dari Anda adalah bukti nyata bahwa mereka tidak berjuang sendirian!